Videfly Permudah UMKM Buat Video Marketing Berbasis AI
Perkembangan tren video-first commerce mendorong video menjadi elemen penting dalam strategi pemasaran digital. Namun, banyak pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam memproduksi konten video, mulai dari keterbatasan keahlian, waktu, hingga tingginya biaya produksi. Akibatnya, banyak produk berkualitas kesulitan bersaing di pasar digital yang semakin kompetitif.
Menjawab tantangan tersebut, Videfly (PT Teknologi Terbang Tinggi) hadir sebagai startup berbasis kecerdasan buatan yang menawarkan otomatisasi pembuatan video pemasaran. Melalui teknologi Link-to-Video Generation, pengguna hanya perlu menyalin tautan produk dari marketplace seperti Shopee, Tokopedia, atau TikTok Shop. Sistem kemudian secara otomatis mengekstraksi informasi produk dan menghasilkan video pemasaran lengkap dengan narasi, musik, animasi, serta transisi visual dalam hitungan menit.

Gambar 1: Website Videfly
Videfly menawarkan sejumlah keunggulan, seperti memangkas waktu produksi hingga 90 persen, tidak memerlukan kemampuan desain atau editing, serta lebih hemat dibandingkan menggunakan jasa profesional. Video yang dihasilkan juga menggunakan aset copyright-free dan dirancang mengikuti algoritma media sosial untuk meningkatkan konversi penjualan.

Gambar 2: Fitur Generate Video Videfly
Melalui inovasi ini, Videfly ingin memperluas akses pemasaran digital bagi UMKM agar memiliki kesempatan yang setara dengan brand besar. Ke depan, platform ini menargetkan pengembangan fitur AI Avatar, dukungan multi-bahasa, hingga integrasi langsung dengan marketplace di Asia Tenggara. Direktur Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi UI, Chairul Hudaya Ph.D., menilai Videfly menjadi contoh bagaimana ekosistem inkubasi kampus dapat mempercepat lahirnya inovasi digital yang menjawab kebutuhan industri dan pelaku usaha.
Dengan dukungan ekosistem inovasi Universitas Indonesia dan pemanfaatan teknologi AI, Videfly diharapkan dapat menjadi salah satu solusi strategis dalam memperkuat transformasi digital UMKM Indonesia serta menjadikan video marketing sebagai alat yang inklusif, efisien, dan berdampak luas.
Artikel Sebelumnya
Propertifarm Hadirkan Kandang Closed House Terjangkau untuk...Artikel Selanjutnya
Fronsciers Hadirkan Platform Publikasi Ilmiah Berbasis Block...