Stop Kontak Cerdas Dual Power untuk Efisiensi Energi Rumah Modern
Artikel Inovasi
M. Iqram (Mu'Iq)

Stop Kontak Cerdas Dual Power untuk Efisiensi Energi Rumah Modern

Kebutuhan sistem kelistrikan yang efisien semakin meningkat seiring penggunaan sumber energi ganda, yaitu listrik AC dari jaringan dan DC dari energi terbarukan seperti panel surya. Namun, perbedaan karakter perangkat listrik sering membuat pengguna harus memilih sumber daya secara manual, yang berisiko tidak efisien dan berbahaya.

Menjawab hal tersebut, tim peneliti Fakultas Teknik Universitas Indonesia yang dipimpin Dr.-Ing. Eko Adhi Setiawan, IPU mengembangkan stop kontak cerdas dual power yang mampu memilih sumber listrik secara otomatis sesuai kebutuhan perangkat. Sistem ini menggunakan sensor, mikrokontroler, relay, serta sensor arus dan tegangan untuk mengatur distribusi daya secara real-time.

Gambar:  Tampak 3D dari desain stop kontak cerdas

Perangkat ini juga terhubung dengan aplikasi mobile, memungkinkan pengguna memantau konsumsi energi, mengatur mode penggunaan, dan melakukan kontrol jarak jauh. Identifikasi perangkat dapat dilakukan melalui label warna maupun QR code, sehingga proses pengaturan menjadi lebih praktis dan otomatis.

Keunggulan utama inovasi ini adalah efisiensi energi, keamanan sistem, serta kemudahan integrasi dengan instalasi listrik yang sudah ada. Teknologi ini berpotensi diterapkan pada rumah tangga, bangunan hemat energi, hingga sistem smart grid berbasis energi terbarukan.

Secara keseluruhan, inovasi ini menjadi langkah menuju sistem kelistrikan modern yang lebih cerdas, aman, dan berkelanjutan berbasis Internet of Things (IoT).

Menanggapi inovasi tersebut, Chairul Hudaya, Ph.D., Direktur Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi Universitas Indonesia (DIRBT UI), menyatakan bahwa inovasi ini menunjukkan peran nyata riset kampus dalam mendukung transisi energi. “Inovasi seperti ini menunjukkan bagaimana riset di Universitas Indonesia dapat diterjemahkan menjadi solusi nyata yang mendukung efisiensi energi dan pemanfaatan energi terbarukan,” ujarnya.

Ke depan, teknologi ini diharapkan dapat menjadi bagian penting dari pengembangan smart home dan smart grid di Indonesia, sekaligus memperkuat kemandirian teknologi energi nasional.