T-Cuff Bidirectional EVAR: Inovasi Perangkat Minimal Invasif untuk Penanganan Aneurisma Aorta
Aneurisma aorta merupakan pelebaran pembuluh darah yang berisiko pecah dan mengancam nyawa. Metode Endovascular Aortic Repair (EVAR) menjadi pilihan minimal invasif modern, namun prosedur konvensional masih menghadapi tantangan seperti kompleksitas pemasangan, risiko endoleak, dan waktu tindakan yang lama.
Menjawab hal tersebut, tim Universitas Indonesia mengembangkan T-Cuff Bidirectional EVAR Device, sebuah modifikasi perangkat EVAR yang memungkinkan pemasangan stent graft dari dua arah secara simultan dengan sistem tiga cuff. Desain ini meningkatkan kestabilan, presisi, dan kesesuaian dengan anatomi pasien.
Perangkat terdiri dari main body dengan tiga cuff serta dua extension connector yang dapat disesuaikan dengan kondisi arteri pasien. Prosedur pemasangan dilakukan melalui dua akses femoralis sehingga penyambungan dapat berlangsung lebih simetris, cepat, dan aman dibanding metode konvensional.

Gambar: Bentuk rancang bangun perangkat Endovascular Aortic Repair.
Keunggulan utama inovasi ini adalah peningkatan akurasi pemasangan, pengurangan waktu prosedur, serta penurunan risiko komplikasi seperti kebocoran darah. Sistem bidirectional juga menghilangkan kebutuhan manuver crossover yang berisiko tinggi.
Menurut dr. Taofan, Sp.JP(K), FIHA, FICA, FAsCC, FSCAI selaku inventor utama, ia berharap teknologi ini dapat diproduksi secara luas dan menjadi solusi efektif dengan biaya lebih terjangkau untuk penanganan aneurisma aorta di masa depan.
Sementara itu, Dr. Chairul Hudaya, Ph.D., Direktur Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi Universitas Indonesia (DIRBT UI), menyampaikan apresiasinya. “Inovasi seperti T-Cuff Bidirectional EVAR Device menunjukkan potensi besar riset di Indonesia untuk memberikan dampak langsung bagi keselamatan pasien,” ujarnya. “Universitas Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung hilirisasi hasil riset agar teknologi kesehatan karya bangsa dapat diimplementasikan secara luas.”
Dengan pendekatan yang lebih presisi, aman, dan efisien, T-Cuff Bidirectional EVAR Device menjadi langkah penting dalam pengembangan teknologi intervensi vaskular modern. Inovasi ini memperkuat posisi riset Universitas Indonesia dalam menghadirkan solusi medis yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Artikel Sebelumnya
Stop Kontak Cerdas Dual Power untuk Efisiensi Energi Rumah M...Artikel Selanjutnya
Teh Lacryma, Inovasi Herbal Daun Hanjeli