Inovasi Implan Pergelangan Kaki Berbasis Stainless Steel untuk Tingkatkan Keberhasilan Operasi Artrodesis
Artikel Inovasi
M. Iqram (Mu'Iq)

Inovasi Implan Pergelangan Kaki Berbasis Stainless Steel untuk Tingkatkan Keberhasilan Operasi Artrodesis

Kerusakan sendi pergelangan kaki, khususnya pada area tibiotalokalkaneal, menjadi salah satu permasalahan serius yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh cedera, penuaan, maupun penyakit degeneratif seperti Charcot arthropathy pada penderita diabetes melitus jangka panjang. Menjawab tantangan tersebut, tim peneliti mengembangkan inovasi implan penyambungan sendi pergelangan kaki berbahan stainless steel untuk mendukung prosedur artrodesis secara lebih efektif dan aman.

Implan ini memiliki desain anatomis berupa pelat memanjang yang mengikuti kontur alami tulang tibia, talus, dan kalkaneus. Salah satu keunggulannya terletak pada kelengkungan sudut 45 derajat yang telah disesuaikan dengan karakteristik anatomi masyarakat Indonesia sehingga memungkinkan pemasangan yang lebih presisi dan mendukung proses fusi tulang secara optimal.

Selain itu, konfigurasi lubang sekrup dan sistem locking screw dirancang untuk memberikan distribusi beban yang merata sekaligus meningkatkan stabilitas struktur selama masa penyembuhan. Pendekatan pemasangan dari sisi posterior juga menjadi nilai tambah karena mampu mempertahankan jaringan lunak bagian anterior dan membantu mengurangi risiko infeksi pascaoperasi.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa implan ini memiliki kekuatan mekanik yang tinggi dengan kemampuan menahan gaya lebih dari 2500 Newton serta kapasitas beban mencapai sekitar 237 kgf. Hal tersebut menunjukkan bahwa implan memiliki daya tahan yang baik untuk penggunaan jangka panjang.

Direktur Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi Universitas Indonesia, Chairul Hudaya, menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan bentuk nyata kontribusi riset perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan klinis di Indonesia. “Pengembangan implan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga mempertimbangkan karakteristik anatomi pasien Indonesia serta kebutuhan tenaga medis di lapangan. Inilah bentuk inovasi berdampak yang kami dorong, yaitu solusi yang aplikatif, tepat guna, dan berpotensi meningkatkan kualitas layanan kesehatan,” ujarnya.

Gambar : Implan Penyambungan Sendi Pergelangan Kaki Berbasis Stainless Steel

Melalui kombinasi desain anatomis, stabilitas mekanik yang tinggi, dan pendekatan pemasangan yang lebih aman, inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan tindakan medis, mempercepat pemulihan pasien, serta menjadi solusi unggulan di bidang rekayasa biomedis dan ortopedi di Indonesia.