Turbin Angin Vertikal Omnidireksional Karya UI Hadirkan Solusi Energi Terbarukan di Wilayah Berangin Rendah
Pemanfaatan energi angin sebagai sumber energi baru terbarukan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama di wilayah dengan kecepatan angin rendah dan arah angin yang tidak menentu. Turbin angin konvensional umumnya memerlukan kecepatan angin tinggi, ukuran besar, serta biaya instalasi yang mahal sehingga penerapannya pada skala kecil hingga menengah masih terbatas.
Menjawab tantangan tersebut, tim peneliti Universitas Indonesia yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Tresna Priyana Soemardi SE., M.S., IPU, ASEAN Eng. menghadirkan inovasi bertajuk "Turbin Angin Vertikal Pilar Gandar Darrieus-Savonius yang Bersifat Omnidireksional". Inovasi ini dirancang agar mampu beroperasi optimal pada kecepatan angin rendah hingga sedang, yakni pada rentang 3–25 m/s, sekaligus tetap bekerja efektif meski arah angin terus berubah.
Secara teknis, turbin ini mengusung desain turbin sumbu vertikal hibrida yang menggabungkan dua jenis sudu, yaitu Darrieus dan Savonius. Teknologi tersebut dipadukan dengan sirip pengarah otomatis serta dudukan berputar yang memungkinkan sistem menyesuaikan posisi terhadap arah datangnya angin. Melalui mekanisme ini, turbin mampu menangkap energi angin dari berbagai arah dan mengubahnya menjadi energi listrik secara lebih stabil dan efisien.

Gambar: Prototipe Turbin Angin Vertikal Pilar Gandar Darrieus-Savonius
Selain itu, konfigurasi pilar gandar yang digunakan juga meningkatkan performa aerodinamis turbin secara keseluruhan. Dibandingkan turbin angin konvensional berukuran besar, inovasi ini menawarkan desain yang lebih sederhana dengan biaya instalasi lebih rendah serta kemudahan penerapan di berbagai wilayah. Turbin angin vertikal ini berpotensi diterapkan pada skala rumah tangga, desa, hingga industri kecil dan menengah, terutama di daerah yang sebelumnya dianggap kurang potensial untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga angin.
Ke depan, inovasi ini diharapkan dapat mendukung pengembangan energi terbarukan nasional serta mendorong terciptanya kemandirian energi melalui teknologi yang lebih lokal, ekonomis, dan berkelanjutan.
Artikel Sebelumnya
Peneliti UI Kembangkan Kit ELPLA untuk Pengukuran Vitamin B1...Artikel Selanjutnya
Tindak Lanjut Rencana Kerja Sama antara STP UI dan Erlangga...