Temani AI Hadirkan Pendamping Pra-Konseling Berbasis AI untuk Dukung Layanan Kesehatan Mental
Artikel Inovasi
M. Iqram (Mu'Iq)

Temani AI Hadirkan Pendamping Pra-Konseling Berbasis AI untuk Dukung Layanan Kesehatan Mental

Meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan mental, khususnya di kalangan remaja dan dewasa muda, mendorong lahirnya inovasi yang dapat membantu pengguna mengekspresikan emosi dengan lebih nyaman. Banyak individu mengalami kesulitan menyampaikan cerita secara runtut saat bertemu psikolog, sementara keterbatasan jumlah tenaga profesional juga membuat proses asesmen awal sering kali memakan waktu lebih panjang.

Menjawab tantangan tersebut, Temani AI hadir sebagai pre-counseling companion yang membantu pengguna menyiapkan diri sebelum sesi konseling. Melalui percakapan teks dan voice note, Temani AI menggunakan pendekatan trauma-informed dan evidence-based reflective questioning untuk membantu pengguna mengenali pola emosi dan menata cerita secara lebih terstruktur. Dengan persetujuan pengguna, sistem juga menyusun early-assessment summary sebagai ringkasan awal bagi psikolog tanpa diagnosis maupun interpretasi klinis.

Gambar : Session Room Temani AI 

Temani AI membantu klien mengekspresikan perasaan secara lebih runtut melalui respons yang aman dan sensitif, sekaligus mendukung psikolog dengan ringkasan pra-sesi terstruktur untuk mempercepat proses asesmen awal. Melalui peran tersebut, Temani AI diharapkan menjadi jembatan yang meningkatkan efisiensi, kualitas interaksi, dan kenyamanan dalam proses konseling.

CEO Temani AI, Joy Debora Sitorus berharap Temani dapat memperluas akses layanan kesehatan mental sekaligus mendukung psikolog dalam menghadapi tingginya permintaan layanan. Pengembangan inovasi ini juga mendapat dukungan dari Universitas Indonesia melalui program UI Incubate. Direktur Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi UI, Chairul Hudaya, Ph. D., menyampaikan bahwa dukungan inkubasi dan pendanaan diberikan agar inovasi seperti Temani AI dapat berkembang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.