DIRBT UI dan Pertamina Patra Niaga Bahas Kajian Dampak Konflik Geopolitik terhadap Ketahanan Energi Indonesia
Depok, 4 Juni 2026 — Direktorat Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi (DIRBT) Universitas Indonesia mengadakan rapat koordinasi bersama PT Pertamina Patra Niaga dalam rangka pembahasan proyek Jasa Konsultansi Studi Dampak Perang Amerika Serikat–Iran dan Penutupan Selat Hormuz terhadap Kondisi Indonesia. Pertemuan ini menjadi bagian dari proses penyelarasan ruang lingkup kajian agar penelitian yang disusun mampu menghasilkan rekomendasi yang komprehensif, tepat sasaran, dan mendukung pengambilan keputusan strategis.
Pembahasan utama dalam rapat berfokus pada penyempurnaan metodologi penelitian yang akan diterapkan oleh tim ahli Universitas Indonesia. Salah satu agenda penting adalah penyesuaian pendekatan pada kajian rantai pasok (supply chain) dalam Bab 4.3, dengan mempertimbangkan target penyelesaian studi selama 45 hari. Penyesuaian tersebut dilakukan agar metodologi yang digunakan tetap mampu menghasilkan analisis yang mendalam tanpa mengurangi kualitas hasil penelitian.
Selain aspek metodologi, kedua belah pihak juga mendiskusikan kebutuhan data yang diperlukan untuk mendukung proses analisis. Tim peneliti Universitas Indonesia menyampaikan sejumlah kebutuhan data historis yang akan digunakan sebagai dasar pemodelan dalam mengkaji potensi dampak konflik geopolitik terhadap rantai pasok energi, perdagangan internasional, serta kondisi perekonomian Indonesia apabila terjadi gangguan terhadap jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Dalam kesempatan tersebut, PT Pertamina Patra Niaga turut memaparkan berbagai pertimbangan terkait ketersediaan dan akses terhadap data perusahaan. Diskusi kemudian diarahkan pada penyamaan persepsi mengenai jenis data yang dapat dimanfaatkan, mekanisme pertukaran informasi, serta alternatif pendekatan analisis yang tetap menjaga prinsip kerahasiaan dan tata kelola data perusahaan.
Melalui kolaborasi ini, DIRBT UI menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kajian berbasis bukti ilmiah yang mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai potensi dampak dinamika geopolitik global terhadap sektor energi dan perekonomian nasional. Hasil studi diharapkan dapat menjadi landasan strategis bagi PT Pertamina Patra Niaga dalam menyusun langkah mitigasi risiko, memperkuat ketahanan energi, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan geopolitik di masa mendatang.
Artikel Sebelumnya
K-WORK BRIDGE 2026 Resmi Dimulai, STP UI Bersama Mitra Korea...Artikel Selanjutnya
DIRBT UI Berpartisipasi dalam Midterm Review Mission PRIME S...