UI Gelar Seleksi Substansi PPI 2026 untuk Perkuat Hilirisasi Riset dan Inovasi
Berita Terkini
M. Iqram (Mu'Iq)

UI Gelar Seleksi Substansi PPI 2026 untuk Perkuat Hilirisasi Riset dan Inovasi

Depok, 22 April 2026 — Universitas Indonesia (UI) melalui Program Pendanaan Inovasi (PPI) 2026 menyelenggarakan kegiatan Seleksi Substansi sebagai upaya memperkuat hilirisasi riset berbasis kolaborasi. Kegiatan yang berlangsung pada 22–23 April 2026 ini menghadirkan berbagai proposal inovasi dari dosen UI lintas fakultas dengan melibatkan mitra industri dan reviewer dari berbagai institusi nasional.

Seleksi substansi mencakup skema P4, P5, dan prototipe PRIME SteP yang berfokus pada sejumlah bidang strategis, seperti kesehatan, energi terbarukan, kecerdasan buatan (AI), teknologi material, hingga sosial humaniora.

Di bidang kesehatan, para dosen UI menghadirkan berbagai inovasi, mulai dari terapi stem cell, teknologi implan berbasis 3D, hingga sistem pengobatan berbasis advanced therapy medicinal product. Inovasi tersebut menunjukkan komitmen UI dalam mengembangkan riset biomedical dan kesehatan terapan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Selain itu, inovasi dari Fakultas Teknik, FMIPA, dan Fakultas Ilmu Komputer UI juga turut mewarnai kegiatan ini, termasuk pengembangan sistem irigasi pintar, teknologi energi terbarukan, serta platform kecerdasan buatan untuk sektor kesehatan dan pendidikan. Pemanfaatan AI menjadi salah satu fokus utama, terutama dalam deteksi penyakit, analisis citra medis, dan pengelolaan data kesehatan berbasis digital.

Pada hari kedua pelaksanaan, inovasi yang dipresentasikan juga mencakup bidang pangan fungsional, biomolekul berbasis fermentasi, strategi komersialisasi produk lokal, hingga pengembangan kebijakan publik berbasis data.

Meski didominasi oleh inovasi dosen UI, program ini mengedepankan pendekatan kolaboratif melalui keterlibatan mitra industri serta reviewer dari berbagai perguruan tinggi, lembaga riset, dan organisasi profesional.

Melalui seleksi substansi ini, UI tidak hanya menilai kualitas ilmiah sebuah inovasi, tetapi juga kesiapan implementasi dan potensi hilirisasi agar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan industri. Program PPI 2026 diharapkan menjadi jembatan strategis antara riset akademik dan kebutuhan industri sekaligus memperkuat ekosistem inovasi nasional.