UI, DJP, dan Pertamina Kembangkan TCF-ID, Prototype Nasional Tata Kelola Pajak Transparan Berbasis OECD dan COSO
Untuk meningkatkan kepercayaan antara wajib pajak dan otoritas pajak yang transparan dan akuntabel, Universitas Indonesia (UI) bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan PT Pertamina (Persero) berkolaborasi mengembangkan inovasi Tax Control Framework Indonesia (TCF-ID). Inovasi ini hadir sebagai model tata kelola pajak yang terdokumentasi, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi prototype nasional pertama yang mengadaptasi standar internasional OECD dan COSO dalam konteks perpajakan Indonesia.

Gambar 1: Website Tax Control Framework Indonesia
Inovasi ini bertujuan mendorong co-operative compliance berbasis kepercayaan yang dapat dijustifikasi dan diukur secara sistematis. Inisiatif ini sejalan dengan agenda DJP dalam memperkuat co-operative compliance melalui integrasi data perpajakan.
Tax Control Framework (TCF) merupakan bagian integral dari sistem pengendalian internal perusahaan yang bertujuan untuk memastikan kepatuhan pajak, pengelolaan risiko perpajakan, serta efektivitas pengendalian pajak. Sederhananya, TCF adalah kerangka tata kelola berbasis risiko (risk-based governance framework) yang mengintegrasikan kebijakan, manajemen risiko perpajakan, pengendalian internal, serta assurance untuk menjamin kepatuhan pajak yang berkelanjutan.
Pengembangan TCF-ID dilakukan dengan mengacu pada kerangka OECD dan COSO serta praktik terbaik internasional. Pada 2024, melalui proses rekacipta, dihasilkan enam prinsip pengendalian pajak dan satu prinsip pengendalian teknologi informasi perpajakan dengan total 45 indikator pengendalian yang disusun bersama otoritas pajak, wajib pajak, konsultan, dan akademisi lintas negara. TCF-ID menjadi tools penilaian pengendalian pajak pertama di Indonesia berbasis standar OECD dan COSO. Kerangka ini bersifat adaptif dan terukur melalui model TAX Control Maturity serta didukung prototype aplikasi digital untuk memudahkan asesmen dan dokumentasi pengendalian internal perpajakan.

Gambar 2: Tax Control Framework Indonesia Mendapatkan Penghargaan dari Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan
Dr. Sandi Aulia selaku inventor utama menyampaikan bahwa TCF-ID diharapkan dapat menjadi alat ukur transparansi nasional dalam program co-operative compliance maupun dasar pemberian insentif pajak bagi wajib pajak dengan pengendalian internal yang kuat.
Sejalan dengan itu, Direktur DIRBT Chairul Hudaya, Ph.D, menilai bahwa pengembangan TCF-ID sebagai bentuk kontribusi nyata UI dalam menghadirkan inovasi berbasis riset untuk mendukung tata kelola yang transparan di Indonesia.
Kehadiran TCF-ID menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem perpajakan Indonesia yang lebih transparan, adil, dan berkelanjutan.
Artikel Sebelumnya
Weara Tech Hadirkan Solusi Wearable NFC untuk Akses Digital...Artikel Selanjutnya
Berawal dari Keresahan Pencari Kerja, Dibimbing.id Jadi Plat...