Pelajari Pengelolaan Kekayaan Intelektual, Divisi Manajemen Aset Kementerian Keuangan Bangladesh Kunjungi DIRBT UI
Depok, 13 Oktober 2025 — Direktorat Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi Universitas Indonesia (DIRBT UI) menerima kunjungan resmi dari Divisi Manajemen Aset, Kementerian Keuangan Bangladesh di Gedung Science Techno Park (STP) UI, Depok.
Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan Knowledge Sharing and Training Program on Government Integrated Financial Management Information System (GIFMIS) Batch II hasil kerja sama antara Lembaga Kajian, Konsultasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LK3P UI) dan Lembaga Training IPDC Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Chairul Hudaya, Ph.D., selaku Direktur Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi UI, memaparkan bagaimana Universitas Indonesia mengelola kekayaan intelektual dan inovasi agar dapat dikomersialisasikan serta memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan usaha di kawasan ASEAN.
Perwakilan IPDC Training Institute, Yuliana, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pelatihan internasional yang diikuti oleh pejabat dari Kementerian Keuangan Bangladesh. “Tujuan kami datang ke sini adalah untuk membawa personel dari Kementerian Keuangan Bangladesh, khususnya Direktorat Asset Management. Mereka berfokus mempelajari bagaimana Universitas Indonesia mengelola kekayaan intelektualnya, sekaligus melihat fasilitas-fasilitas yang ada di Science and Techno Park (STP). Tadi mereka juga sudah berkeliling melihat ruang start-up lab serta berbagai hasil karya dari para inventor UI,” ujar Yuliana dari IPDC Training Institute.
Selama kegiatan, delegasi mendapatkan paparan mengenai berbagai program hilirisasi riset, strategi komersialisasi kekayaan intelektual, serta model kolaborasi universitas–industri yang telah dijalankan UI. Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan site visit ke fasilitas Science Techno Park UI, tempat di mana berbagai inovasi dan invensi hasil riset sivitas akademika UI dikembangkan dan diuji sebelum memasuki tahap komersialisasi.
Kunjungan ini memberikan kesempatan bagi kedua pihak untuk saling berbagi pengalaman dalam pengelolaan aset, penguatan riset, dan inovasi. Delegasi Bangladesh menunjukkan antusiasme tinggi terhadap peran UI dalam membangun jembatan antara akademisi dan sektor industri, terutama dalam konteks penguatan ekosistem inovasi di kawasan Asia Tenggara.
Melalui kegiatan ini, Universitas Indonesia menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada penerapan nyata hasil riset untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan. Kunjungan ini menjadi bukti nyata bagaimana ekosistem inovasi di UI dapat menjadi model pembelajaran internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pengembangan riset dan teknologi di kawasan ASEAN.
Artikel Sebelumnya
UKMINDONESIA.id Inovasi Digital FEB UI untuk Pemberdayaan UM...Artikel Selanjutnya
DIRBT UI Dukung Peningkatan Kompetensi Staf melalui Pelatiha...