DIRBT UI Hadiri ProtoFest 2026, Dorong Inovasi Teknologi untuk Transformasi Layanan Keperawatan
Berita Terkini
M. Iqram (Mu'Iq)

DIRBT UI Hadiri ProtoFest 2026, Dorong Inovasi Teknologi untuk Transformasi Layanan Keperawatan

Depok, 8 Juni 2026 — Direktorat Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi (DIRBT) Universitas Indonesia menghadiri ProtoFest 2026: Transforming the Future of Nursing Care Through Innovation and Technology yang diselenggarakan oleh mahasiswa Program Magister Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Universitas Indonesia. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempresentasikan berbagai inovasi berbasis teknologi yang dirancang guna menjawab tantangan dalam pelayanan keperawatan dan sistem kesehatan.

ProtoFest 2026 menghadirkan beragam prototipe Sistem Informasi Manajemen Keperawatan yang dikembangkan sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan mutu layanan kesehatan. Melalui pemanfaatan teknologi digital, para peserta menawarkan berbagai gagasan yang berpotensi mendukung pengelolaan layanan keperawatan, mulai dari pencatatan data pasien, pengambilan keputusan klinis, hingga optimalisasi proses pelayanan di fasilitas kesehatan.

Selain menjadi ajang pameran inovasi, ProtoFest juga menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan mahasiswa, akademisi, praktisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk berdiskusi mengenai masa depan layanan keperawatan di era transformasi digital. Berbagai prototipe yang dipresentasikan mencerminkan besarnya potensi inovasi mahasiswa dalam menghasilkan solusi yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga memiliki peluang untuk diimplementasikan dalam praktik pelayanan kesehatan.

Kehadiran DIRBT UI dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Indonesia untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi yang mendorong lahirnya teknologi berbasis kebutuhan masyarakat. Dukungan terhadap berbagai inisiatif inovasi mahasiswa diharapkan dapat mempercepat proses pengembangan dan hilirisasi hasil karya sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi sektor kesehatan.

Direktur Direktorat Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi Universitas Indonesia, Chairul Hudaya, Ph.D., menegaskan bahwa inovasi di bidang kesehatan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjawab tantangan yang terus berkembang. "Transformasi layanan kesehatan memerlukan sinergi antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan pengguna. ProtoFest menjadi ruang yang mendorong mahasiswa untuk mengembangkan solusi inovatif sekaligus mengasah kemampuan mereka dalam menciptakan teknologi yang berpotensi memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia," ujar Chairul.

Melalui penyelenggaraan ProtoFest 2026, Universitas Indonesia berharap semakin banyak inovasi di bidang keperawatan yang dapat dikembangkan hingga tahap implementasi. Sinergi antara sivitas akademika, tenaga kesehatan, dan mitra strategis diharapkan mampu mempercepat transformasi layanan kesehatan yang lebih modern, adaptif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.