| No | Nama |
|---|---|
| 1 | Dr. dr. Budiman Bela, SpMK (K) |
| 2 | Silvia Tri Widyaningtyas, drh, M.Biomed |
| No IPC |
|---|
| - |
| Kategori | Keterangan |
|---|---|
| Potensi Produk |
Nilai Ekonomi: Sangat Tinggi. Di tahun 2026, pemerintah menargetkan eliminasi HIV pada 2030, sehingga skrining masif di Puskesmas akan meningkat. Produk berupa lateral flow assay yang menggunakan antigen rekombinan GP41 ini akan sangat kompetitif karena mampu mendeteksi antibodi spesifik terhadap berbagai subtipe (B, C, CRF01) dengan sensitivitas tinggi.
Nilai Ekonomi: Tinggi. Produk ini menargetkan Unit Donor Darah (UDD) PMI dan Laboratorium RS. Dengan menggunakan antigen rekombinan IDR GP41 yang didesain secara bioinformatika, kit ini menawarkan biaya produksi lebih rendah dibandingkan menggunakan antigen virus utuh, namun dengan spesifisitas yang lebih baik untuk populasi Indonesia.
Nilai Ekonomi: Optimal. Menjadi pemasok bahan baku (antigen rekombinan) bagi produsen alkes lain di dalam maupun luar negeri. Di tahun 2026, Indonesia diproyeksikan menjadi hub produksi bioteknologi di ASEAN; menjual protein rekombinan hasil desain ini sebagai "raw material" adalah strategi low-risk high-reward. |
| Industri Potensial |
|
Informasi yang ditampilkan dalam Pangkalan Data Kekayaan Intelektual IPIS bersifat informatif dan tidak menjamin keakuratan atau kelengkapan data. Untuk analisis kekayaan intelektual yang menyeluruh, disarankan berkonsultasi dengan Konsultan Kekayaan Intelektual resmi.